* TOT STBM bagi Koordinator Propinsi dan Fasilitator Kabupaten STBM Program Pamsimas II, Batch II. Tempat Kegiatan: Makasar, Sulawesi Selatan, 21 - 28 Juni 2014 ........ Lokakarya Meningkatkan Kapasitas dalam Membangun Strategi Promosi Kesehatan Sanitasi dan Hygiene Provinsi Jawa Barat, Bandung, 16-18 Juni 2014 ........ ToT Sistem Monitoring dan Evaluasi STBM berbasis website dan SMS gelombang II (17 provinsi) di Balikpapan 5-9 Mei 2014

STBM Baru Lahir di Bali

Dimulainya program STBM di provinsi Bali

DENPASAR - Judul di atas mungkin terkesan sedikit aneh mengingat semakin banyaknya penggiat STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) di Indonesia. Di provinsi lain, misalnya Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat mungkin nama CLTS (Community Led Total Sanitation) jauh lebih populer dibandingkan dengan nama STBM itu sendiri.

Di Bali, CLTS dan STBM benar-benar merupakan “barang baru” bagi sanitarian dan Dinas Kesehatan. Beberapa orang sanitarian, pernah memperoleh informasi mengenai pendekatan CLTS pada tahun 2006. Tetapi untuk selanjutnya informasi tersebut menempati layer paling bawah dalam ingatan mereka. Hal ini disebabkan tidak adanya payung hukum yang sifatnya mengikat dan tidak ada tindak lanjut pasca sosialisasi CLTS tahun 2006.

STBM dikenal di Bali pada pertengahan tahun 2011. Diawali dengan kegiatan sosialisasi STBM pada bulan Oktober 2011 yang dilanjutkan dengan 3 tahap kegiatan pelatihan fasilitator dan ToT STBM tingkat provinsi.

Tabel Kegiatan Pelatihan Fasilitator dan ToT STBM Provinsi Bali

TANGGAL

KEGIATAN

JUMLAH

UNSUR

15-18 Oktober 2011

Pelatihan Fasilitator Kab. Badung

25 orang

Dinkes kabupaten (PL dan Promkes), TP PKK, sanitarian, petugas promkes Puskesmas, perangkat desa, kader, Universitas Udayana, LSM Balifokus, Poltekkes Denpasar

24-27 Oktober 2011

Pelatihan Fasilitator Kab. Bangli dan Karangasem

20 orang

Dinkes kabupaten (PL dan Promkes), TP PKK, sanitarian, petugas promkes Puskesmas, perangkat desa, kader
28 Oktober – Desember 2011 ToT STBM tingkat Propinsi

58 orang

Seksi PL Dinkes Kabupaten, Sanitarian, stakeholder propinsi (Promkes, BLH, Diknas, PKK)

Saat ini fasilitator STBM tersebar di 9 kabupaten/kota di Bali. Dinas Kesehatan Provinsi Bali mempunyai misi meningkatkan pengetahuan dan keterampilan memicu pada  115 petugas Puskesmas se-Provinsi Bali. Pelatihan fasilitator akan dilaksanakan pada tahun 2012 dengan target sebanyak 80 desa akan dipicu. Kegiatan refresh fasilitator dialokasikan untuk meningkatkan kapasitas fasilitator terlatih dan meningkatkan kualitas pemicuan. Hingga saat ini, pemicuan sudah dilaksanakan di 8 komunitas dan 6 SD.

[caption id="attachment_3188" align="alignright" width="305" caption="Pelatihan Fasilitator di Kabupaten Bangli dan Karangasem, Bali, Oktober 2011"][/caption]  

Tantangan yang dihadapi dalam implementasi STBM di Bali yaitu:

 
  1. Kelembagan Pokja AMPL provinsi yang masih lemah;
  2. Informasi mengenai STBM belum ditangkap secara menyeluruh di tingkat Puskesmas;
  3. Minimnya anggaran sanitasi kabupaten.

Potensi yang ada di Bali yaitu :

  1. Komitmen yang tinggi dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinkes Kabupaten untuk akselerasi pencapaian target MDGs;
  2. Ikatan antar warga dengan banjar yang kuat;
  3. Kultur masyarakat yang homogen dengan konsep nilai dan adat yang mengakar kuat;
  4. Organisasi sosial kemasyarakatan, media lokal, LSM dan kalangan akademisi yang siap menjadi penggiat STBM;
  5. Desa tradisional (misal : Desa Panglipuran, Kabupaten Bangli) sebagai contoh desa dengan tatanan adat dan masyarakat yang menerapkan PHBS.

Tentunya dengan mengoptimalkan segenap potensi yang ada, tantangan yang dihadapi akan terjawab. Dan Bali siap mengejar ketertinggalannya. Kapan STBM harus dilaksanakan? Sekarang juga!

Ditulis oleh: Wida Indrayanti (Koordinator Provinsi Bali, WSP-TSSM)


Komentar Anda :
Sekretariat STBM Nasional : Direktorat Penyehatan Lingkungan, Direktorat Jenderal PP dan PL
Gedung D Lantai 1 - Jl. Percetakan Negara No. 29, Jakarta Pusat 10560 - PO BOX 223
Telp. (021) 4247608 ext. 182, (021) 42886822, Fax: (021) 42886822, email: sekretariat@stbm-indonesia.org