Editorial

Pendekatan STBM selama ini banyak dilakukan didaerah rural atau pedesaan. Dengan pendekatan STBM, masyarakat mau berubah bahkan membuat fasilitas sanitasinya dengan biayanya sendiri. Penyadaran untuk melakukan perubahan perilaku untuk hidup bersih dan sehat juga sangat dibutuhkan dikawasan urban atau perkotaan. Apabila masyarakat dipedesaan saja bisa dipicu dan dirubah pola pikirnya dengan STBM, bukan tidak mungkin... (selanjutnya)

Pojok Sanitasi

1  2  3  
  • Advokasi Horizontal Learning STBM

    Live Streaming Talkshow STBM
    bersama:
    1. Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K)
    2. Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, SH, MIP

    dipandu oleh Pandu Revolusi
    Semarang, 30 Mei 2016
    Jam 19.00 - 22.00

  • GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat)

    Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Pelaksanaan GERMAS harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian GERMAS dapat dilakukan dengan cara: Melakukan aktifitas fisik, Mengonsumsi sayur dan buah, Tidak merokok, Tidak mengonsumsi

  • STBM SMART

    Keberadaan akses informasi dan data yang termutakhir merupakan faktor penting untuk mencapai Indonesia yang sehat dan kuat. Hingga November 2016, 94 persen desa/kelurahan atau sebanyak 75.598 dari 80.314 desa/kelurahan telah memasukkan data akses sanitasi ke dalam sistem Monitoring dan Evaluasi (Monev) STBM. Informasi mengenai jumlah desa/kelurahan yang melaksanakan STBM, desa/kelurahan ODF terverifikasi, desa/kelurahan ODF yang belum verifikasi, dapat dengan mudah diakses kapanpun dan dimanapun

  • HKN ke-52 di Gorontalo: STBM-Smart Menjadi Sumber Motivasi Baru

    Provinsi Gorontalo terdiri dari 5 Kabupaten dan 1 Kota dengan 76 Kecamatan, 730 Desa, 298.166 KK dan jumlah penduduk sebanyak 1.115.633 Jiwa. Progress Sanitasi dasar yaitu Akses jamban di Provinsi Gorontalo s.d Bulan Oktober 2016 baru berkisar 56,93% yang terbagi di 5 kabupaten dan 1 Kota. Pada Tanggal 24 Desember tahun 2014 Gubernur Gorontalo Bapak Ruslie Habibie Mengeluarkan Surat Edaran Nomor 440/DIKES/839/XII/2014 tentang Pelaksanaan STBM dalam percepatan target MDGs.

Grafik Capaian Desa ODF

Pengiriman Data Teraktif

Publikasi